Danau Purba Raksasa Diduga Berusia Ratusan Tahun Ditemukan di Greenland

Sisa-sisa danau kuno raksasa sudah diketemukan di bawah greenland. Terpendam jauh di bawah susunan es di barat laut negara itu serta diprediksi sudah berumur beberapa ratus ribu tahun. Bahkan juga juta-an.

‘Fosil landasan danau’ yang besar sekali ialah kejadian yang tidak pernah disaksikan beberapa periset awalnya di penjuru dunia ini. Walau kita ketahui susunan es greenland yang besar sekali (paling besar ke-2 di dunia. Sesudah antartika) masih sarat dengan mistis yang terselinap.

Tahun kemarin. Beberapa periset memberikan laporan penemuan lebih dari 50 danau subglasial di bawah susunan es greenland. Yaitu es cair yang terjebak antara bebatuan landasan serta susunan es.

Diambil dari science alert. Rabu (11/11/2020). Penemuan baru ini mempunyai karakter yang lain yaitu pada cengkungan danau kuno. Di mana cengkungan itu berupa panjang serta kering dan sarat dengan sedimen sedimen beberapa ribu tahun. Di atasnya ada bebatuan dengan ketebalan sampai 1.2 km tertutupi oleh 1.8 km kembali oleh es.

Tetapi. Saat danau itu tercipta lama. Daerah itu sesungguhnya bebas dari es. Kata beberapa periset. Cengkungan itu membuat danau besar dengan luas permukaan yang luas seputar 7.100 km persegi.

Ukuran danau itu kurang lebih hampir serupa dengan luas kombinasi negara sisi as delaware serta rhode island. Danau besar ini bisa memuat seputar 580 km kubik air. Yang dialiri oleh minimal 18 saluran kuno yang ke arah utara danau. Selanjutnya mengucur lewat lereng terjal.

Walau sekarang ini tidak ada langkah untuk mengenali berapa purba danau ini. Kita kemungkinan bisa mengenali apa kita bisa menganalisa material bebatuan terlepas yang saat ini ada dalam cengkungan. Sedimen yang diawetkan bisa memberikan kita panduan mengenai danau ini.

“ini menjadi sumber info yang perlu. Sebab sekarang ini danau itu betul-betul terselinap serta tidak bisa dijangkau. Bila kita dapat memperoleh sedimen itu. Mereka dapat memberitahu kita kapan es tidak ada atau ada ada.” tambah ketua periset serta pakar geofisika glasial guy paxman dari kampus columbia.

Landasan danau raksasa itu dipanggil ‘camp century basin’. Merujuk pada pangkalan riset militer monumental di dekatnya. Analisis itu didapatkan lewat penilaian dari visi operasi icebridge nasa. Satu survey udara di daerah kutub dunia.

Sepanjang penerbangan di atas susunan es greenland. Team memetakan geomorfologi subglasial di bawah es memakai bermacam instrumen pengukuran radar. Gravitasi serta data magnetik. Penilaian itu mengutarakan garis besar massa danau raksasa dari sedimen. Yaitu terbagi dalam bahan yang kurang padat serta kurang magnetik.

Ada peluang. Team memikir jika danau itu tercipta selaku akibatnya karena peralihan bebatuan landasan sebab garis patahan di bawahnya. Yang saat ini tidak aktif. Disamping itu. Erosi glasial kemungkinan sudah memahat wujud cengkungan seiring berjalannya waktu.

Dalam ke-2 masalah itu. Beberapa periset yakin jika cengkungan kuno bisa simpan catatan sedimen yang perlu apabila mereka bisa mengeruk cukup dalam untuk mengekstraksi serta menganalisanya. Itu kemungkinan memperlihatkan kapan daerah itu bebas es atau tertutup es.

Info apa saja yang bisa didapat dari batu-batuan yang terpendam di masa lampau. Dapat bermanfaat untuk menerjemahkan apa yang berlangsung di dunia sekarang ini.

“kami sedang usaha untuk coba serta pahami bagaimana keadaan susunan es greenland di masa lampau. Ini penting bila kita pengin pahami bagaimana keadaannya dalam beberapa dasawarsa kedepan.”tambah paxman.

 

 

error: Content is protected !!