Ini Bukti Orang Aborigin Australia Tinggal di Makassar Sekitar Awal Abad 19

 

Melbourne – tersebar berita jika ada jalinan kuat di antara makassar dengan australia utara.

Mencuplik abc australia. Kamis (12/11/2020). Satu photo dari tahun 1873 yang sekarang disimpan di salah satunya museum di kota roma. Italia. Jadi bukti ada jalinan kuat di antara makassar dengan australia utara.

*peringatan: artikel ini berisi beberapa foto orang aborigin yang sudah wafat dunia*

Photo ini menunjukkan bila orang aborigin. Warga asli australia sudah melancong keluar benua itu semenjak beberapa ratus tahun lalu.

Photo yang memperlihatkan beberapa pria aborigin. Terhitung beberapa anak diambil oleh pengelana asal italia odoardo beccari. Yang ada di makassar yang waktu itu adalah salah satunya kota dermaga perdagangan internasional.

Professor jane lydon. Sejarawan serta antropolog dari university of western australia. Menerangkan jika photo ini adalah tapak jejak bersejarah jalinan makassar serta australia utara yang sudah berjalan beratus-ratus tahun lama waktunya.

“saya mendapati beberapa foto mengagumkan ini di tahun 2011. Di museum ‘pigorini’ roma – saat ini museo delle civilta- mpe “l. Pigorini”. Nama arkeolog serta etnografer italia era 19. Beberapa foto ini tersimpan dalam koleksi photografis yang digabungkan oleh pakar zoologi serta antropolog enrico hillyer giglioli (1845-1909). Yang diketahui selaku figur pendiri sains italia.” terang prof jane.

Dalam buku bertema nuova guinea. Selebes e molucche. Diari di viaggio ordinati dal figlio. Beccari menulis jika:

“tiap tahun. Beberapa kapal banyak yang datang ke makassar dari australia utara. Dekat pulau melville. Serta warga asli austalia telah umum nampak di jalanan kota makassar.”

Disebut juga di antara juli serta september. Aktivitas di dermaga makassar tinggi sekali sebab dipenuhi beberapa orang china. Melayu. Bugis. Papua serta australia dengan bermacam rupa serta warna baju mereka.

Salah satunya komoditas yang diperjualbelikan di kota dermaga makassar ialah teripang. Yang banyak diketemukan di wilayah arnhem land di daerah pesisir utara australia.

“teripang pada tahun 1800-an adalah komoditas yang tinggi sekali nilainya.” tutur profesor lynette russell dari laureate global encounters monash indegenous studies centre.

Dalam seminar-online bertopik ‘reconnecting with indigenous people in makassar and the northern territory’ yang diadakan oleh konsulat jenderal australia bersama rumata artspace. Selasa 10 november. Profesor lynette menerangkan pelayaran orang makassar ke marege berjalan seputar 10 hari dengan manfaatkan angin musim barat.

Marege ialah kata makassar untuk australia utara.

Beberapa orang makassar. Kata profesor lynette. Benar-benar mencintai daerah arnhem land yang ditempati oleh suku yolngu sebab lebih berteman dalam merajut jalinan perdagangan komoditas teripang.

“mereka terkait sama orang makassar sepanjang beberapa angkatan dalam beberapa era serta buka peluang untuk orang yolngu untuk ke makassar. Kita punyai bukti-bukti kedatangan orang yolngu di makassar.” ucapnya.jalinan yang berjalan lama ini melahirkan perkawinan di antara orang aborigin serta orang makassar.

Periset jalinan makassar serta australia utara profesor campbell macknight dalam bukunya the voyage to marege mengatakan bila orang aborigin australia telah nampak di kota makassar semenjak tahun 1824.

Profesor campbell mengarah pada catatan arsip lawatan gubernur jenderal hindia belanda ke makassar di tahun itu. Yang menggambarkan keadaan fisik beberapa orang marege selaku berikut ini:

“mereka benar-benar hitam. Bentuknya tinggi. Memiliki rambut keriting tetapi tidak kribo seperti orang papua. Betis yang kecil serta panjang. Bibir tebal. Serta pada umumnya memiliki badan tegap”.disebut. Di tahun 1876 terdaftar 17 orang marege yang tinggal serta bekerja di makassar.

Team periset laureate global encounters menjelaskan. Di akhir era 19. Seorang pria aborigin namanya damalatja turut dalam perahu waktu pelaut-pelaut makassar pulang ke daerah halamannya bawa teripang.

Sekembalinya ke arnhem land. Damalatja bercerita ke familinya mengenai apa yang dilihatnya sepanjang ada di makassar.

Diantaranya yakni rutinitas golongan wanita di makassar yang membuat kain sutra di alat tenun yang dibuat dari kayu.

Cerita mengenai wanita makassar menenun kain sutra ini. Terakhir jadi sumber ide untuk anak damalatja. Munggerauwy yunupingu. Yang disebut pelukis populer aborigin.

Diterangkan munggerauwy sendiri belum pernah bertandang ke makassar serta melukis kreasi populernya “malay women weaving” dari narasi yang ia dengar dari ayahnya. Damalatja.

Berdasar laporan abc news awalnya. Contact serta perdagangan orang makassar dengan arnhem land terjadi saat sebelum kehadiran orang inggris.

Hal tersebut dikatakan oleh gathapura mununggurr. Seorang pemuka warga di yirrkala. Arnhem land.

“riwayat itu. Serta perdagangan sama orang yolngu dan riwayat kehidupan pada periode itu masihlah ada di situ sampai saat ini.” kata gathapura.

“orang mengungkapkannya dalam tarian serta nyanyian. Orang yolngu sekarang ini perlu ingat ini. Jika mereka [orang makassar] tiba serta mereka contact pertama orang yolngu sama orang luar.” ucapnya.

Dalam seminar-online tempo hari. Siena stubbs dari galeri buku larrnggay mulka centre di yirrkala menerangkan warisan pelaut-pelaut makassar yang ada dalam sana.

“kakek dari kakek saya ialah orang makassar.” tutur siena. Yang membantu tour virtual di galeri itu.

Serpihan-serpihan gerabah. Kata siena. Ada banyak diketemukan di sana-sini di daerah pesisir di wilayah itu.

“tetapi ini cuman salah satunya potongan riwayat serta kami masih meneruskan serajah ini saat ini.” kata siena yang sempat mengeluarkan buku mengenai burung-burung di yirrkala.

Selaku usaha meneruskan kembali lagi jalinan orang yolngu serta orang makassar. Di tahun 2016 galeri uku larrnggay mulka centre di yirrkala merajut kerja sama dengan rumah budaya rumata di makassar.

“kami terima kiriman pot serta gerabah dari makassar pada tahun 2016 serta ibu saya sudah melukis beberapa pola seperti daun pohon asam.” kata siena. Mengarah ke salah satunya tanaman yang dibawa pelaut makassar ke australia di zaman perdagangan teripang.

Menurut profesor lynette. Pelaut-pelaut makassar sudah mengenalkan bermacam benda ke orang aborigin. Terhitung tembakau. Arak. Kain. Beras. Pisau. Serta gerabah.

Bahkan sekarang ini. Beberapa ratus kosakata bahasa makassar serta melayu. Yang disebut lingua franca pada waktu itu. Lagi dipakai dalam kosakata bahasa yolngu misalkan balanda (yang bermakna kulit putih) serta rupiah (yang bermakna ruangan).

Artikel ini dibuat untuk perayaan naidoc week. Yang sepanjang seminggu rayakan riwayat. Budaya. Serta prestasi masyarakat aborigin and torres strait islander.

Gubernur jawa barat ridwan kamil resmikan jabarano kafe di australia. Senin (24/2/2020) petang waktu di tempat. Cafe ini berada di 555 flinders lane. Kota melbourne. Negara sisi victoria. Serta adalah yang pertama jual kopi jawa barat.

 

error: Content is protected !!